Sabtu, 13 November 2021

Pokok Pengajaran

INTI PENGAJARAN (SMI) Synagogue Messianic Indonesia Church :

ü  Menyebut, Memanggil, Memuji, Memuliakan, Memasyurkan Nama Bapa surgawi “YAHweh” & Nama Mesias Penebus dosa manusia “YAHshua” HaMashiach dan Ruach HaKadosh. Bagi yang masih baru bergabung & masih menyebut Yesus Kristus perlu masa transisi, untuk terus diarahkan ke Nama ASLI nya yaitu YAHshua HaMashiach.

ü  YAHweh dan YAHshua HaMashiach dan Ruach HaKadosh itu SATU Pribadi dan SATU Hakekat (Echad).     

ü  Tidak memisahkan antara Kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.  

ü  Antara Torah dan Kasih Karunia itu tidak bisa dipisahkan dan Sejak jaman Yokhanan, Torah yang hidup dan bagi seluruh dunia ada dalam diri YAHshua HaMashiach sebagai Davar. (Penjabarannya ada dalam buku Majelis Pembina Rohani).             

ü  Dalam Torah ada Kasih Karunia dan dalam Kasih Karunia ada Torah. (Penjabarannya ada dalam buku Majelis Pembina Rohani).             

ü  Tidak merayakan NATAL Helenisme pagan Tgl 25 Desember karena YAHshua HaMashiach tidak pernah dilahirkan tanggal 25 Desember, tapi Merayakan Sukkot/Natal Ibrani    

ü  Merayakan 7 hari Raya yang diperintahkan Bapa YAHWEH. Bagi yang baru bergabung dan belum melakukan untuk diarahkan ke hal tersebut silakan karena memang perlu masa transisi. 

ü  Tidak merayakan Kenaikan Isa Almasih karena Isa berbeda dengan YAHshua. Isa dilahirkan di bawah pohon Korma, YAHshua dilahirkan di saat perayaan pondok daun. Isa akan datang membawa Quran dan membunuh Babi-babi, YAHshua datang membawa Kitab Kehidupan dan mengangkat umat-Nya. dsb. (Beda Isa dan YAHshua ada di buku Majelis Pembina Rohani.) 

ü  Ibadah dapat dilakukan hari apa saja, karena semua hari sama dan diberkati. Tetapi hari Jumat Petang sampai Sabtu Petang adalah hari Ibadah Raya/Utama (Shabat Tuhan),. (Penjabarannya ada dalam buku Majelis Pembina Rohani).        

ü  Pakai accessories (pakaian) Ibrani atau tidak, tidak dipermasalahkan karena pakaian tidak membawa keselamatan, Tuhan lebih mengutamakan sikap hati. Luqas 18: 10-14. dan Pengunaan Jubah Doa yaitu Tallit dan Tzitzit bagi umat adalah bukti Penghormatan dan ketaatan kepada Bapa Surgawi. Sesuai Bil 15:38-41, Mat 14:36, Mrk 6:56, Penjabarannya ada dalam Tata Peraturan Bab 2 Pasal 10,11,12 seperti yang diatur MPR)

ü  Makanan Halal dan Haram sesuai bahasa Ibrani berarti Bersih (Tahor) dan Tidak Bersih (Tame) dan korelasinya bukan keselamatan jiwa tetapi untuk kesehatan tubuh. Penjabarannya ada dalam buku Majelis Pembina Rohani). Namun jika ada yang sudah tidak memakan makanan yang tidak bersih, akan lebih baik. Namun antar sesama satu keluarga besar SYNAGOGUE MESSIANIC INDONESIA dilarang keras saling menghakimi.

ü  Mengijinkan Perempuan melayani, bahkan sebagai gembala sidang sekalipun. (Penjabarannya ada dalam buku Majelis Pembina Rohani).

ü  Sunat Fisik itu baik untuk kesehatan tubuh tapi korelasinya bukan keselamatan jiwa, (Penjabarannya ada dalam buku Majelis Pembina Rohani).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

יָהּוֶה (YAHweh) adalah satu-satunya Nama diri dari Bapa Surgawi. יָהּוֶה (YAHweh) menghendaki namaNya untuk dipanggil, dipuji, dimuliakan, dimasyurkan disembah oleh kaum israel dan semua Jemaat-Nya yang kudus. BACA: Keluaran 3:15, YesaYAH 42:8, 43:11, Zahk 14:9 dll